"A Man can't make a mistake can't make anything"

Friday, 24 October 2014

PEDOMAN PROSEDUR STANDAR TOTAL GASTREKTOMI


TOTAL GASTREKTOMI

 KAMI  LAMPIRKAN PEDOMAN PROSEDUR STANDAR TOTAL GASTREKTOMI YANG DI SARIKAN DARI ZOLLINGER ATLAS OF SURGERY MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT UNTUK PARA AHLI BEDAH. HERRY SETYA YUDHA UTAMA
 PROSEDUR Pembuluh lambung kanan sepanjang margin superior dari bagian pertama duodenum terisolasi oleh diseksi tumpul dan ganda diikat agak jauh dari dinding duodenum . Palpasi untuk kelenjar getah bening berpotensi terlibat di daerah portal dilakukan. Jika diseksi yang harus dilakukan, dokter bedah harus hati-hati mengidentifikasi dan melestarikan hepatik umum dan arteri lambung serta vena portal dan saluran umum. Ligamentum gastrohepatic thinnedout dibagi sebagai dekat hati mungkin sampai ke bagian menebal, yang berisi cabang dari arteri frenikus inferior.
Duodenum kemudian dibagi dengan noncrushing pinset lurus di sisi duodenum dan klem menghancurkan, seperti Kocher, pada sisi lambung . Duodenum dibagi dengan pisau bedah. Sebuah jumlah yang cukup dari dinding posterior duodenum harus dibebaskan dari pankreas yang berdekatan, terutama inferior, di mana kapal dapat memasukkan beberapa dinding duodenum . Bahkan jika ekstensif mobile, tunggul duodenum tidak boleh anastomosed ke kerongkongan karena esofagitis berikutnya dari regurgitasi jus duodenum. Duodenum ditutup dengan cara biasa.

persiapan aplikasi visa

1.       Nama lengkap
2.       Tempat dan tanggal lahir
3.       Nomor KTP
4.       Alamat lengkap beserta kode pos
5.       Telepon rumah
6.       Handphone
7.       Email
8.       Nomor paspor
9.       Tempat paspor diterbitkan
10.   Tanggal terbit paspor
11.   Tanggal berlaku paspor
12.   Nama Bapak kandung
13.   Tanggal lahir bapak kandung
14.   Tempat lahir bapak kandung
15.   Nama ibu kandung
16.   Tanggal lahir ibu kandung
17.   Tempat lahir ibu kandung
18.   Pekerjaan
19.   Alamat kantor dan kode pos
20.   Telepon kantor
21.   Jabatan
22.   Nama atasan
23.   Tanggal mulai bekerja di kantor
24.   Deskripsi pekerjaan




Thanks & regards,

UPDATE DISPLASIA MAMMAE DAN PENATALAKSANAAN

DISPLASIA MAMMAE


Dr. Herry Setya Yudha Utama, SpB., FInaCS, MHKes, ICS



DAFTAR ISI
Lembar pengesahan………………………………………………………………………………..i
Daftar isi………………………………………………………………………………………….ii
BAB I.                        PENDAHULUAN…………………………………………………………….......1
BAB II.           TINJAUAN PUSTAKA…………………………………………………………..3
BAB III.          KESIMPULAN…………………………………………………………………..10
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………………11






















BAB I
PENDAHULUAN

Penyakit fibrokistik merupakan kelainan payudara yang paling sering ditemukan pada wanita dan biasanya didapatkan pada wanita pada usia dekade 3 – 4. Penyakit fibrokistik lebih tepat di sebut kelainan fibrokistik. Pasien biasanya datang dengan keluhan pembesaran multipel dan sering kali payudara yang menstruasi di sertai pada rasa nyeri payudara bilateral terutama menjelang menstruasi. Ukuran dapat berubah yaitu menjelang menstruasi terasa lebih besar dan penuh dan rasa sakit bertambah, bila setelah menstruasi maka sakit hilang / berkurang dan tumor pun mengecil.(1-3)
Kelainan fibrokistik ini di sebut juga mastitis kronis kistik, hiperplasia kistik, mastopatia kistik, displasia payudara dan banyak nama lainnya. Istilah yang bermacam-macam ini menunjukkan proses epitelial jinak yang terjadi amat beragam dengan gambaran histopatologis maupun klinis yang bermacam-macam pula.(1-3)
Scanlon mendefinisikan panyakit fibrokistik sebagai “Suatu keadaaan di mana di temukan adanya benjolan yang teraba pada payudara yang umumnya berhubungan dengan rasa nyeri yang berubah-ubah karena pengaruh siklus menstruasi dan menjadi memburuk sampai saat menopause”.(4)
Kelompok penyakit ini sering mengganggu ketentraman penderita karena kecemasan akan keluhan nyerinya. Dari suatu simposium di Southampton, Inggris tahun 1987 dinyatakan : Suatu kondisi yang umum di sebut penyakit fibrokistik peyudara akan menjadi suatu problem klinis untuk abad yang akan datang. Pada pasien hal ini akan disebabkan dari perasaan tidak enak serta rasa cemas yang menyertainya dan mempengaruhi kualitas hidup pasien.(4)
Beberapa bentuk kelainan fibrokistik mengandung risiko untuk berkembang menjadi karsinoma payudara, tetapi umunya tidak demikian.(3,4) Bila ada keraguan terutama bila pada massa tersebut teraba bagian yang konsistensinya berbeda, perlu dilakukan biopsi. Nyeri yang hebat dan berulang atau pasien yang khawatir dapat pula menjadi indikasi untuk dilakukan eksisi kelainan tersebut untuk meyakinkan pasien tersebut. (3)
Tumor pada jenis kelainan fibrokistik ini umumnya tidak berbatas tegas kecuali kista soliter. Konsistensi padat kenyal dan dapat pula kistik. Jenis yang padat, kadang-kadang sukar dibedakan dengan kanker payudara dini. Kelainan ini dapat juga di jumpai pada massa tumor yang nyata, hingga jaringan payudara teraba padat, permukaan granular. Kelainan ini dipengaruhi oleh faktor hormonal atau terjadi suatu gangguan keseimbangan hormonal.(5)

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: KISTA BACKER / KISTA BAKER / BACKER'S CYST OLEH H...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: KISTA BACKER / KISTA BAKER / BACKER'S CYST OLEH H...: KISTA BACKER Definisi Kista Baker adalah Pembengkakakn yang disebabkan oleh cairan dari sendi lutut menonjol di bagian belakang lutut....

KISTA BACKER / KISTA BAKER / BACKER'S CYST OLEH HERRY SETYA YUDHA UTAMA

KISTA BACKER
Definisi
Kista Baker adalah Pembengkakakn yang disebabkan oleh cairan dari sendi lutut menonjol di bagian belakang lutut. Bagian lutut belakang disebut juga sebagai daerrah politeus lutut. Kista baker kadang disebut kista politeal. Ketika cairan berlebihan cairan membentuk kantung berisi cairan dari kista baker. Pemberian nama ini diilhami dari ahli bedah Inggris Morrant Baker. 2
Epidemiologi
            Prevalensi kista baker pada populasi secara umum tidak diketahui . namun insidennya meningkat dengan bertambahnya usia. Insiden tertinggi terjadi pada usia > 50 tahun dan sering ditemukan pada pasien dengan riwayat Osteoarthritis saat dilakukan pemeriksaan USG. Pada anak – anak, kista baker sangat jarang terjadi. Namun biasa lebih seering terjadi pada anak – anak laki laki dengan perbandingan 2 : 1 dengan insiden usia 4 – 7 tahun. Dan biasanya pada anak, kista baker dapat hilang secara spontan dan tidak perlu diadakan operasi.1