"A Man can't make a mistake can't make anything"

Thursday, 4 October 2012

TETAGAM


TETAGAM

I. Definisi
            Tetagam adalah anti tetanus serum yang berasal dari imunoglobulin pada manusia

II. Komposisi
            Komposisi tetagam:
-          Immunoglobulin manusia 100-170 mg dengan antibodi terhadap toksin tetanus sekurang-kurangnya 250 IU
-          Asam aminoasetat (glisin) sebagai stabilisator
-          Natrium klorida
-          Aqua pro injeksi
Sediaan :
-Larutan jernih
-
Tidak berwarna hingga berwarna kekuningan
-
Tidak Mengandung pengawet
-
Mengandung immunoglobulin >= 95%

III. Farmakokinetik
-          Proteksi setelah pemberian Tetagam P 4 minggu
-          C max tergantung umur dan keadaan fisik
-          T max : 2-3 hari
-          T1/2: 3-4 minggu

IV. Cara Penyimpanan
Setelah ampul dibuka harus segera digunakan
Disimpan pada suhu 2-8 C

V. Cara Pemberian
Diberikan secara intramuskuler sebaliknya di daerah ventrogluteal.
Jika dibutuhkan dosis besar dianjurkan dibagi dalam beberapa dosis.
Tidak boleh disuntikan secara intravena dan tidak boleh dicampur dengan vaksin
                    toksoid.

V. Indikasi
            - Profilaksis tetanus
            - Penatalaksanaan tetanus

VI. Tatalaksana Tetanus
Profilaksis :
Anak dan dewasa mendapatkan dosis yang sama
Untuk luka bersih, Tetagam 250 IU diberikan bersamaan dengan 0,5 ml
                    vaksin toksoid pada sisi kontralateral
Untuk luka yang kotor, luka yang dilalaikan lebih dari 24 jam dan luka bakar
                    luas dapat diberikan dosis 500 IU. Untuk luka bakar luas dianjurkan suntikan
                    kedua sebesar 250 IU pada akhir fase eksadatif ( kira-kira 36 jam setelah
                    terjadinya luka bakar).

            Penatalaksanaan tetanus

Dosis dewasa:
•           Dosis tunggal 3000-6000 IU dengan pemberian 5 ml (1250 IU)/ tempat injeksi untuk berat badan > 20 kg
Dosis dapat diulang tergantung keadaan klinis pasien

Dosis anak:
•           Dosis tunggal 500-3000 IU dengan pemberian 2 ml (500 IU) / tempat injeksi untuk berat badan <20 kg
Dosis dapat diulang tergantung keadaan klinis pasien

VII. Kontraindikasi
Pada kasus trombositopenia berat atau gangguan pada pembekuan darah, dimana injeksi IM dikontraindikasikan, maka Tetagam hanya dapat diberikan secara subkutis.
Tetagam dikontraindikasikan pada pasien dengan riwayat reaksi anafilaktoid atau respon sistemik yang berat terhadap imunosodium globulin dan / mengalami defisiensi Ig A dengan adanya kadar antibody terhadap Ig A

VIII. Efek Samping
                     Nyeri/ bengkak pada local injeksi, reaksi kutan dan peningkatan suhu tubuh kadang terjadi
Nausea, muntah, reaksi sirkulasi ( takikardi, bradikardi,hipotensi, berkeringat, vertigo) & reaksi alergoid ( flush, urtikaria, dyspneu) jarang terjadi
Syok sangat jarang terjadi

Interaksi:
Vaksinasi parenteral dengan vaksin virus hidup (mumps,measles, rubella, varicella) dan diperbolehkan 3 bulan setelah pemberian tetagam karena antibody pada tetagam menghambat multiplikasi virus yang penting untuk
keberhasilan vaksinasi.

Tidak diperlukan interval waktu untuk pemberian oral, vaksin hidup ( polio, tifoid) karena imunitas dibentuk di usus


Daftar Pustaka

1.      Sjamsuhidajat R, De Jong Wim. Buku Ajar Ilmu Bedah. Edisi ke-2. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.2004.Hal 21-24
2.      Sabiston D, Oswari J.Buku Ajar Bedah. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.1994.
3.      Staf pengajar Ilmu Kesehatan Anak FKUI. Tetanus. Dalam:Alatas H,Hassan R editor.. Buku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak. jilid 1;Jakarta; Infomedika ;1985. Hal 568-572
4.      Ritarwan Kingking. Tetanus. Diunduh tanggal 02 Agustus 2011. Dapat dilihat di URL www.scribd.com

1 comment:

  1. Apakah tetagam masih berguna bila luka sudah le ih dari 24 jam? Berapa lama batas waktu pemberian tetagam setelah terkena luka yang bersih dan kotor?

    ReplyDelete